Blogger Template by Blogcrowds.

      Setiap orang memiliki titik balik hidup mereka, setiap orang memiliki waktu yang mana menjadi titik awal lari maraton dari hidup mereka sendiri. Menjadi titik perubahan untuk kehidupan setiap orang. Sama aku juga dan kau juga….

      Orang mengatakan, aku berubah banyak. Yah…. Sedikit banyak kuakui aku berubah. Dulu aku menumpahkan segala emosiku begitu saja, marah, menangis. Tapi sekarang kau hanya akan menemukanku berlari di sepanjang jalan atau memukul bola-bola tenis. Dulu aku mengatakan apapu yang aku pikirkan, sekarang sudah terlalu banyak yang ada di kepalaku bahkan aku tak terlalu bisa lagi mengatakan banyak hal untuk mengungkapkan sesuatu. Dulu aku nenuntut sesuatu begitu saja, sekarang kau akan temukan aku tersenyum. Sungguh, dunia tidak semudah yang kita bayangkan di dalam kepala kita yang sempit saat umur kita belum menginjak 17 tahun.

      Sama seperti aku mengenalmu dan seperti kau mengenalku. Meskipun kau tak mengungkapkan apapun, sudah terlalu mudah untukku membaca segala sesuatu yang kau lakukan. Yang terlihat ataupun tak terlihat. Dulu kau tak suka mengatakan apapun tentang dirimu, sama sekarang juga sama. Dulu kau suka mendengarkan setiap celotehan teman-temanmu, sama sekarang kau sama. Dulu aku tak tahu apa yang kau lakukan saat kau lelah dengan segala sesuatu, sekarang aku tahu. Dan aku hanya bisa berkata, “kasihan….”. aku sudah terlalu terbiasa membaca segala sesuatu, yang sangat kecil sekalipun dari dirimu bahkan mungkin sesuatu itu tidak masuk kedalam kepalamu dan orang bilang hal-hal kecil itu terlalu aneh untuk dipikirkan.

      Aku tahu, sejauh aku mengenalmu. Aku tidak berbicara, tapi aku mengamati. Bahkan mungkin mengamati sesuatu yang bisa kau katakan, kau tidak merasakannya dihatimu. Kau akan mengerti, sungguh… jika kau melihat dirimu sendiri dari duniaku.

       Tidak pernah ada orang yang akan menuntutmu menumpahkan segala emosinya, akupun tidak. Tidak pernah dan tidak pernah aku berniat. Tapi paling tidak jangan kau menjadi orang yang bahkan buta dengan apa yang kau rasakan sendiri seperti aku dulu. Terjebak dalam dunia yang tidak kausadari.

       Aku tidak banyak tahu detail ceritamu. Yah benar….. Aku bahkan juga bukan orang yang akan selalu kau cari saat kau merasakan kesulitan ataupun membutuhkan bantuan. Tapi setidaknya aku mengamati segala sesuatunya. Aku tidak perlu berbicara untuk tahu darimu.

      Tidak ada yang salah saat kau lelah atau apapun itu. Tidak ada yang salah saat kau menumpahkan segala peluhmu dan mengatakan, “aku lelah…”. Tidak akan ada yang menyalahkanmu. Tapi kau hanyak perlu keluar dari zona hitam di kepalamu yang tidak kau sadari itu. Datanglah kepada Tuhan, katakan padanya, kau tak harus mencari seseorang jika kau malu untuk menganis di hadapannya. Tak ada yang salah juga jika kau berlari, karena aku pernah melakukannya juga. Tapi baru sekarang aku menyadarinya ternyata jika aku berlari sekalipun, aku tidak pernah menyadari apa yang salah dari diriku, apa yang aku rasakan, rasa sakit dan lelah apa yang berdiam tanpa gejolak di dalam kepalaku.

      Terlalu banyak yang ada di kepalaku bahkan aku tidak bisa menulisnya. Aku hanya mengatakan satu hal. Semua itu tak  ada yang salah, sungguh….

0 Comments:

Post a Comment



Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda