Blogger Template by Blogcrowds.







[TRANS]
FT Island selalu memiliki kesulitan. Ketika debut pada tahun 2007, mereka adalah band idola Korea pertama. Mereka memiliki ukuran klub penggemar yang sebanding dengan pelopor grup-grup idola Kpop, Super Junior dan Big Bang. Sedihnya, ketenaran mereka hanyalah sementara sebagaimana mereka terbang ke Jepang untuk mempersiapkan debut. Latihan di sana jauh lebih keras daripada di Korea. Mereka memulai dari goresan kecil dan harus tampil di bar dengan kapasitas penonton yang sangat kecil. Debut awal mereka di Jepang tidak dapat dianggap sukses; kembalinya mereka ke Korea menjadi suatu kekecewaan yang lebih besar bagi pada member. Para penggemar mereka berkurang sedikit demi sedikit.

Posisi mereka di industri entertainment pun menurun secara drastis. Orang-orang meragukan kemampuan musikal FT Island dan menuduh bahwa mereka sering melakukan handsync selama penampilan. Hingga hari ini, tuduhan ini masih berlanjut sampai menyiksa para member.
Melihat para penggemar meninggalkan kami, kami terlebih merasa sedih daripada takut. Kami tidak memiliki waktu untuk takut.” – FTISLAND
Meskipun demikian, band ini tetap melanjutkan kerja keras mereka untuk mendapatkan kehormatan dan cinta dari para penggemar. Dari konser-konser, penampilan-penampilan live, perilisan album-album, hingga ke wawancara sederhana, band ini tidak pernah gagal untuk mengesankan para penonton mereka. Sejak memulai tur konser mereka, mereka telah diakui dengan kritis oleh pers-pers asing. Band ini tidak terlihat mengambil istirahat resmi sejak mini album RETURN mereka.
Sekeras apapun mereka mencoba, kebenaran yang sulit adalah bahwa industri selalu mendukung idola grup-grup tari. Grup-grup seperti ini mampu untuk membuat pengaruh dengan lagu ceria dan menarik mereka, yang sering dianggap sebagai pengulangan, dan tentu saja, gerak tarian berenergi mereka. Mereka telah dianggap sebagai penggerak nomer satu dari ‘Gelombang Hallyu‘.
Didominasi oleh grup-grup tari, tidak lupa dengan tiga pemain paling kuat, SMJYP, dan YGFNC Entertainment yang merumahi dua dari band-band idola yang paling diterima dengan baik, FTISLANDdan CNBLUE, tidak menikmati ketenaran-ketenaran dan keistimewaan-keistimewaan ini. FTISLAND, walaupun telah merilis banyak sekali album-album Korea dalam dua tahun terakhir, kerja mereka sangat tidak dihargai. Comeback hits mereka, ‘Hello Hello‘ dan ‘Like Birds‘, tidak memenangkan sedikitpun penghargaan dari program-program musikSedangkan mereka yang berada dalam tiga perusahaan-perusahaan besar dihargai dengan baik setiap tahunnya, penikmat band-band seperti FTISLAND relatif lebih rendah walaupun mereka bekerja sama kerasnya. Faktanya adalah benar bahwa musik band bukanlah aliran utama; musik mereka hanya dinikmati oleh para pecinta musik yang sebenarnya. Para member tidak bergantung pada penampilan atau tarian, tapi hanya dapat mengesankan para penonton dengan musikalitas mereka.
FTISLAND telah pasrah terhadap nasib. Harapan mereka tidak lain adalah dukungan dan cinta dari para penggemar merekaPrimadonna, untuk membuat mereka tetap maju. FTISLAND telah menyebutkan di depan publik bahwa mereka tidak pernah bermimpi untuk memenangkan yang lainnya. Mereka tampil untuk para penggemar dan bukan untuk penghargaan-penghargaan. Ini adalah hubungan musisi yang sesungguhnya, yang sangat sedikit penampil yang seperti ini. Itu menjelaskan untuk penampilan over-energi dan berkualitas tinggi yang mereka tunjukkan dalam setiap panggung ke panggung, tanpa peduli apakah itu besar atau kecil.
Tidak melibatkan diri mereka sendiri dalam industri hiburan ini, dan upacara penghargaan yang tidak penah adil terhadap mereka, mereka tetap mampu untuk mengantarkan penampilan mereka dengan yang seharusnya, tanpa sedikitpun tanda-tanda kekecewaan atau perilaku-perilaku sakit.Mereka juga berseru bahwa mereka tidak pernah melihat ke diri mereka sendiri sebagai sesosok band idola.
Alih-alih dengan band-band idola, kami lebih ingin disebut sebagai para idola yang bermusik.” – Hongki
Kami tidak dapat dengan mudah mengubah apa yang orang-orang pikir tentang kami. Suatu hari nanti, mereka akan memahami kerja keras kami.” – FTISLAND
Dengan rendah hati, grup pekerja keras yang tidak pernah diperlakukan sebaik rekan-rekan mereka dalam musik industri namun tidak meminta balasan apapun ini telah berada di bawah api kekesalan beberapa saat yang lalu dalam skandal pemungutan suara seputar MNET pemilihan tahunan 20′s. Dikarenakan jadwal-jadwal luar negeri mereka, Primadonna di Asia dan Eropa dengan cepat bertambah dengan banyak sekali. Dengan luas melambangkan dari fanbase-fanbase berdedikasi, pemungutan suara untuk FTISLAND sedikit demi sedikit menanjak dari posisi ketiga menjadi yang pertama, melampaui lawan-lawan yang “hampir tidak dapat ditembus”. Kemenangan mereka telah dipenuhi dengan kecemburuan setelah itu.
Komentar-komentar yang tidak terhormat yang merendahkan band tersebut, mengabaikan kerja keras mereka sebelumnya yang terlihat dalam forum allkpop. Para penggemar dari suatu grup menganggapFTISLAND tidak pantas untuk penghargaan tersebut, ataupun mereka cukup “populer” untuk menerimanya. Hal-hal ini tidak terhindar dari kemarahan para penggemar FTISLAND.
“Secara perorangan, aku mengatakan bahwa ini bukanlah kesalahan FTISLAND. Band tersebut telah melakukan apa yang mereka bisa untuk memberikan picisan musikalitas kepada para penonton dan para penggemar mereka, musik yang mewakili tidak lain daripada diri mereka sendiri. Mereka tidak pernah berada dalam sebuah level main-main seperti grup-grup tari idola lainnya.
Mereka mudah puas dan tidak akan pernah mengikuti pertengkaran-pertengkaran pra-penghargaan yang menyakitkan seperti ini. Mereka menerima posisi mereka dalam industri musik dengan penuh kebanggaan. Memenangkan kriteria pemungutan suara tidak pernah menjadi bagian dari keputusan atau alur cerita mereka. Kenapa mengucapkan tuduhan tidak terhormat seperti itu terhadap FTISLAND.
Meskipun telah debut selama 5 tahun hingga saat ini, penghargaan yang telah mereka menangkan tidaklah sebanyak lawan mereka. Dari mana kecemburuan itu berasal. Duduklah yang tenang, dinginkan diri, dan coba pikirkan, kenapa MNET harus membiasi FTISLAND?
Walaupun telah 5 tahun di sana, mereka tidak pernah menikmati hak istimewa. Lalu, saat ini kenapa? Hacker, jawablah ini.
Tapi, kenapa para hacker baru memilih untuk menyerang saat ini, setelah waktu pemungutan suara sudah setengah jalan. Pernahkah kalian memikirkan itu sebelum membashing? Nomer-nomer pemungutan suara tidak meledak hanya dalam waktu semalam. Para penggemar telah bekerja dengan sangat keras, meminta teman-teman Primadonna-nya untuk memberikan suara mereka. Kemenangan itu hanya memiliki batas tipis. Kenapa para penggemar lain ini memilih untuk percaya bahwa FTISLAND pasti akan menang? Ingatlah bahwa industri ini tidak pernah mendukung band-band. Pemungutan suara hanya bertahan untuk 50%, kriteria penilaian seperti ini hanya akan makin menyuramkan kemenangan FTISLAND. Dengan FTISLAND ditempatkan dalam kategori yang didominasi oleh grup tari itu sudah sangat tidak adil.
Sejujurnya, kebanyakan Primadonna berani untuk tidak berharap kemenangan. Hanya dengan menjuarai dalam kategori pemungutan suaraPrimadonna sudah sangat puas. Aku ingin menekankan bahwa ini bukanlah keinginan FTISLAND untuk memenangkan grup mereka. Aku bertaruh bahwa para member tidak pernah mengharapkan itu, atau alih-alih, aku pikir mereka bahkan tidak tahu bahwa mereka telah menjuarainya.
Ini adalah FTISLAND yang dihinakan. Aku percaya bahwa kebanyakan Primadonna akan lebih menghina diri mereka sendiri untuk ini. Untuk Primadonna: Ayo semuanya bertahan untuk FTISLAND tanpa memperhatikan apa yang telah terjadi. Ayo jadi dewasa.”
Aku mohon agar pembashingan dihentikan; satu-satunya permintaan terakhir dari Primadonna.
FT Island akan menjadi sebuah grup yang akan selalu bersinar dan tidak akan pernah hancur, seperti berlian.” – Hongki






APAPUN YANG TERJADI PRIMADONNA TETAP UNTUK FT ISLAND SELAMANYA :)



Setelah menyelesaikan tur dengan 60.000 penonton, FTISLAND merilis single terbaru mereka.

FTISLAND yang merayakan peringatan tahun ke 2 debut mereka di Jepang pada bulan Mei dan menyelesaikan promosi di musim panas, merilis single ke 8 “TOP SECRET” yang merupakan rock style yang belum pernah kita lihat.

Jaejin: Bagian intro merupakan bagian yang sangat mempesona, dan ada style yang kuat! Sebuah feeling yang belum pernah kita coba sebelumnya.

Jonghun: Seluruh feeling menjadi seksi. Kami berharap semua orang bisa merasakannya, “Sebenarnya FTISLAND juga bisa melakukan musik jenis ini!”

Hongki: Untuk menampilkan rasa “secret (rahasia)”, ada banyak unsur mozaik dalam PV. Setelah melihat video full nya, aku merasa pusing (tertawa). Tapi ini sangat inovatif dan sangat tampan, iya kan!

Biasanya, apa yang dianggap sebagai sebuah “Secret”… Bagaimana kalian dalam kehidupan pribadi?

Hongki: Minhwan itu dewasa secara menakjubkan! Dia akan secara serius melakukan sesuatu hal!

Minhwan: Hei…

Hongki: kamu malu ya? (tertawa)

Seunghyun: Meskipun Minhwan itu gampang malu, bagiku, dia adalah orang yang sangat bertanggungjawab!

Minhwan: Setiap kali Jaejin hyeong memakai matanya untuk berbicara denganku di panggung, aku tidak tahu kenapa, tapi aku merasa sangat tidak nyaman (tertawa).

Jaejin: itu adalah bukti kepercayaan! itu seperti, “kamu melakukannya dengan baik (mengedipkan mata)”, seperti ini (tertawa). Meskipun Jonghun hyeong terlihat sangat laki-laki, sebenarnya dia itu orang yang begitu sensitif!

Hongki: Ya, sangat lembut, seperti perempuan. Sekarang kami berdua tinggal bersama, ketika kami harus memilih furnitur, dia benar-benar melakukkannya dengan serius.

Jaejin: Kamarnya hyeong benar-benar seperti dalam drama-drama idol

Hongki: sangat indah
Jonghun: itu karena sewaktu aku kecil, aku ingin menjadi arsitek. Setiap kali Hongki membahas soal panggung atau musik, dia akan menjadi sangat serius.

Hongki: Aku biasanya suka main, tapi saat waktunya bekerja, aku akan menjadi sangat serius. Tapi saat waktunya main, aku tetap butuh main (tertawa).

Minhwan: Seunghyun mungkin sangat menyenangkan dan seperti anak-anak, tapi saat dia melakukan sesuatu, dia sangat tegas.

Jonghun: dan dia itu sangat setia, begitu menghargai persahabatan.

Seunghyun: itu benar, aku setuju (tertawa).

Di hadapan 60.000 penonton di Saitama Super Arena, kalian membawakan lagu baru dimana disana juga merupakan pemberhentian terakhir dari tur kalian. Ada adegan dimana sang leader, Jonghun, menangis di panggung, meninggalkan kesan mendalam bagi orang-orang.

Jonghun: Setelah menyelesaikan tur ini, aku merasakan pengalaman lebih besar bahwa kami adalah benar-benar sebuah band, dan aku memikirkan tentang seberapa besar perjuangan kami untuk bisa sampai disini.

Hongki: Setelah panggung Saitama selesai, setelah berbicara dengan CEO dan para staff, saat hanya tinggal kami berlima, kami hanya membisu selama sekitar 20 menit… Kami tidak tahu harus mengatakan apa dan hanya diam saja. Itu benar-benar konser yang sangat penuh arti.

Minhwan: Sebenarnya, hari itu, aku sangat takut… Saat aku tidur dimalam sebelumnya, aku terus ingin mengatakan, “Bagaimana kalau kita gagal?”… Tapi saat aku melihat konser penuh penonton, aku merasa sangat bersyukur dan sangat senang.

Seunghyun: Kami benar-benar bisa memenuhi sebuah venue yang besar. Kami benar-benar berterimakasih kepada fans.

Jaejin: Kami harus bekerja lebih keras lagi.

Hongki: Sudah empat tahun sejak saat kami memulai kegiatan indie di Jepang, tapi mental kami belum berubah sama sekali. Seperti mendaki tangga, selangkah demi selangkah kami naik keatas. Pada putaran tur kali ini kami senang sekali, fans tidak memperlakukan kami sebagai idol, melainkan, memandang kami sebagai sebuah band sejati. Single ini juga sebuah tantangan style yang baru bagi kami, di masa mendatang kami juga akan terus menantang batas-batas baru dalam musik dengan identitas band.


Sumber : Copy dari blog sebelah :D

waktu liat berita ini di blog langsung khawatis biasku tersayang LEE HONG KI dan member FT Island lainnya pada jatuh hati sama wanita cantik ini
semoga tidak tuhan kumohon

Pernah denger kalo minho puya kakak. cuma ngak pernah tau rupanya. jadi aku cari-cari d internet ternyata ketemu... :D
INI DIA.... !!!!


Namanya Choi Minsuk. Denger-denger juga dia terkenal pinter di Universitas Seoul :o
Tampang dapet, otak dapet...
Mau deh.... (>̯┌┐<)
Kurasa dia mirip sama Yugeun.
INI DIA YUGEUN.... !!!

 


Ada orang yang percaya, bahwa hewanpun punya perasaan. Tapi juga ada orang yang tega dengan hewan dan berpikir bahwa itu hanya hewan. Tapi hewan juga memiliki perasaan. Aku punya kisah. Dan masih terjadi sampai sekarang. 2 bulan terakhir di bulan 2011, adikku meminta seekor kucing kecil ke tetanggaku. Saat aku pulang sekolah dan kubuka pintu belakang. “kucing kecil siapa ini ? mengapa dia di rumahku ?” pikirku. Kukira dia membenciku dan mengjarku kemanapun aku berpitar, dia juga mengeong kesana kemari. Aku sempat takut, kukira dia ganas. Kutanyakan ibuku kucing siapa itu. Ibu bilang, itu kucing adikku.
Hariku dimulai sebagai seorang majikan hari itu. Sudah sejak lama aku menginginkan kucing. Tapi baru sekarang aku memilikinya. “ya tuhan terima kasih” pikirku. Lama kelamaan aku terbiasa dengan kehadirannya. Kau tau, matanya begitu lucu, ekornya juga. Aku sangat menyayanginya lebih dari apapun. Dulu akupun pernah memelihara 2 ekor kelinci. Kelinciku sangat gendut dan lucu. Tapi, kelinciku berakhir tragis. Orang tuaku berencana menjualnya. Oh… ya tuhan… ak menyayanginya. Tapi, aku tak berdaya mencegah orang tuaku. Dan saat kudapatkan kucing itu, aku sangat senang. Dia sangat dekat denganku. Dia sangat suka tidur di kasurku. Dan aku yang selalu memberinya makan, mengajaknya bermain dan semuanya sangat menyenangkan. Ada suatu hari di mana kucingku itu menghilang saat pagi menjelang. Aku sangat bingung dan di sejolahpun aku tak dapat berhenti memikirkannya. Aku takut dia tak akan pulang lagi dan tersesat. Tapi syukurlah saat aku pulang sekolah, aku sudah melihatnya kembali di rumah. Ibuku bilang dia pulang kerumah sekitar jam 11 siang itu. Saat dia datang dia kelihatan sangat lapar dan ibuku segera memberinya makan. Aku sangat bersyukur. Tapi, hari-hari menyangkan itu tak berjalan lama.
Malam itu, saat ayahku pulang dari tempat kerjanya. Dan dia mengajak 2 orang temannya. Selain itu, dia membawa seekor kucing kecil persilangan Persia dan angora. Aku yang belum terlelap tidur keluar dari kamarku. Kulihan kucing kecil lucu itu. Bulunya banyak berbeda dengan kucingku yang selama ini kupelihara. Meskipun selama ini aku hanya memelihara kucing kampung, tapi dia bukan kucing kampung biasa. Dia sangat menyenangkan, lucu, dengan matanya yang lugu dan lembut. Lalu ibuku berinisiatif mempertemukan kedua kucing itu. Tapi, kulihan kucing lamaku terlihat tidak suka dan ketakutan. Dia berusaha menjauh. Dan keesokan harinya berlanjut. Dan setiap hari kedua kucingku itu saling bertengkar. Orang tuaku tak suka melihatnya. Dan ibuku memberikan kucing lamaku itu pada tetanggaku. Ya tuhan.. aku tak rela. Aku mencintainya lebih dari apapun juga. Mengapa setiap aku memiliki peliharaan berakhir seperti ini. Tapi, aku sama sekali tak berdaya melakukan apa-apa. Dengan berat hati kulepas kucingku itu menjadi milik orang lain. Keesokan harinya kulihat dia di depan pintu rumahku. Dia mengeong dengan keras tak berhenti. Kutengok dari candela rumahku. Kulihat matanya, ya tuhan.. aku tidak tega. Dia seperti berbicara padaku “aku menyayangimu, aku tak ingin meninggalkan rumah ini.” Kubukakan pintu untuknya dan berulang beberapa hari kemudia. Tapi, ibuku merasa jengkel dengan kehadirannya. Karena dia selalu  bertengkar dengan kucing baruku itu. Jadi setelah itu setiap dia datang bermain ke rumahku seorangpun tak diperbolehkan membukakan pintu untuknya. Aku serasa ingi sekali menangis melihat dalamdalam kemata kucing itu. Dia seperti menjerit meminta tolong untuk di bukakan pintu. Tapi tak ada yang mengijinkanku. Setiap dia berhasil masuk kerumahku ibuku selalu membuangnya lagi keluar. Ya tuhan… maafkan aku. Aku berdosa tak bisa menolongnya. Dan aku lebih mencintainya lagi saat aku pergi ke Bali mengikuti acara Study Tour dari sekolahku. Tiga hari kutinggalkan dia, dia menantiku di rumah dan tak mau makan karena tak melihatku di rumahku. Diapun hanya bisa tidur karena lemas tak berdaya. Saat aku pulang, rasanya ingin aku menangis di hadapannya dan berteriak. Terima kasih mau menantiku pulang, kau hewan pertama yang menantiku pulang kerumah. Tapi, setelah itu ibuku semakin sering melarangnya datang kerumah dan tak membukakan puntu untuknya. Mungkin dia sakit hati selalu diperlakukan seperti itu. Hari-hari selanjutnya dia jarang datang kerumahku lagi. Jika dia datangpun kuelus kepalanya dia menghindar. Ya tuhan… aku berslah. Dan sampai hari ini dia tak datang kerumahku dan aku tak melihatnya bermain di samping rumahku seperti biasanya.
Dan aku ingat sebuah film berjudul BOLT. Anjing itu sempat sakit hati. Dia piker majikannya tak menyayanginya lagi saat dia melihat majikannya bersama anjing lain. Mungkin pikiran itu juga muncul di pikiran kucing kecilku itu. Meskipun dia hanya seekor kucing. Dia memiliki perasaan dan kasih sayang sama seperti kita manusia. Karena yang berharga dari seekor peliharaan bukan keindahannya, bukan semahal apa harganya. Tapi, cintanya terhadap kita. Kepercayaannya terhadap kita. Kesetiaannya terhadap kita. Sekalipun kita hanya temukan dia di jalanan dan membawanya pulang. Tapi, jika dia mencintai kita dia tak akan pernah meninggalkanmu sampai dia mati. Jadi, mulai sekarang percayalan bahwa hewan juga memiliki perasaan cinta sama seperti kita. Dan akupun juga tak akan mau melakukannya lagi terhadap hewan lain. Karena aku tak mau dia membenciku lebih dari apapun.

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda